Selasa, 21 April 2015

database

Pengertian Basis Data (Database)

Definisi Basis Data

Basis Data terdiri dari 2 kata yaitu Basis dan Data
Basis -> tempat, gudang/markas.
Data -> nilai/value yg merepresentasikan deskripsi
dari suatu objek atau kejadian.
Contoh objek?
Objek atau kejadian -> direkam

Definisi Basis Data

Himpunan kelompok data (arsip) yang saling
BAB I
berhubungan dan tanpa pengulangan
(redundansi), yang disimpan dalam media
elektronis dan diorganisasi sedemikian rupa agar
kelak dapat dimanfaatkan dengan cepat dan
mudah.


NOTE : basis data bukan sekedar penyimpanan data scr elektronis.
> penyimpanan data teks, angka dlm ms.word atau ms.excel tidak
bisa disebut database.
> Yg ditonjolkan dlm database adalah pengaturan/pemilahan/pengorganisasian
data yg akan disimpan sesuai jenis/fungsinya.

Operasi Dasar Basis Data
Di dalam sebuah disk, basis data (satu ataupun beberapa basis
data) dapat diciptakan dan dapat pula ditiadakan/dihapus.
Di dalam sebuah basis data, dapat ditempatkan satu atau lebih
file/tabel -> disini sesungguhnya data disimpan
Contoh : DB akademik, DB kepegawaian, DB inventori (pergudangan)
Operasi dasar : create db, drop db, create table, drop table, insert,
update, delete, retrieve.
Operasi pembuatan objek (basis data dan tabel) -> operasi awal,
dilakukan sekali dan berlaku seterusnya.
Operasi terkait isi tabel -> operasi rutin yg mewakili aktivitas
pengelolaan (management) dan pengolahan (processing) data dlm

basis data.

Tujuan Basis Data

Tujuan awal dan utama -> kecepatan dan kemudahan
dlm menemukan kembali arsip/data

1.Kecepatan dan Kemudahan (Speed)
2. Efisiensi ruang penyimpanan (Space)
Menekan redundansi data dgn adanya relasi antar kelompok data yg
saling berhubungan.
3. Keakuratan (Accuracy)
Pembuatan relasi antar data yg disertai penerapan aturan tipe
data,domain data dan keunikan data yg secara ketat bisa diterapkan dlm
basis data.
4. Ketersediaan (Availability)
Data dalam basis data dapat dipilah menjadi data utama/master/referensi,
data transaksi, data histori, hingga data kedaluwarsa sesuai dengan
kegunaannya.
5. Kelengkapan (Completeness)
Untuk mengakomodasi kebutuhan kelengkapan data yang semakin
berkembang, maka kita tidak hanya dapat menambah record-record data,
tetapi juga dapat melakukan perubahan struktur dalam basis data.
6. Keamanan (Security)
Penerapan aspek keamanan dapat ditentukan siapa saja yang boleh
menggunakan basis data dan menentukan jenis operasi-operasi apa saja
yang boleh dilakukan.
7. Kebersamaan Pemakaian (Sharability)
Basis Data yg dikelola mendukung multiuser, dapat dipakai secara
bersama-sama oleh beberapa sistem aplikasi pada saat bersamaan.

Penerapan Basis Data

Basis Data -> salah satu komponen utama dlm
setiap sistem informasi.
Secara nyata, bidang-bidang yg memanfaatkan
basis data :
• Kepegawaian
• Pergudangan (inventory)
untuk perusahaan manufaktur (pabrik), grosir (reseller), apotik, dan lain-lain
• Reservasi
untuk hotel, restoran, pesawat, kereta api, dan lain-lain
• Layanan Pelanggan (customer care)
untuk perusahaan yang berhubungan dengan banyak pelanggan (bank,
konsultan, dan lain-lain)
• Perbankan dan Koperasi
dalam pengelolaan data nasabah/data tabungan/data pinjaman, pembuatan
laporan-laporan akuntansi, pelayanan informasi pada nasabah/calon nasabah.
• Asuransi
dalam melakukan pengelolaan data nasabah/data pembayaran premi,
pemrosesan pengajuan klaim asuransi, dan lain-lain.
• Rumah sakit
dalam melakukan pengelolaan histori penyakit/pengobatan pasien, menangani
pembayaran perawatan, melayani adaministrasi pasien dan lain-lain.
• Pendidikan / Sekolah
dalam melakukan pengelolaan data siswa/mahasiswa, penjadwalan kegiatan
perkuliahan, melayani pembayaran SPP, pengisian KRS online dan lain-lain

Pengertian Sistem Basis Data


Sistem -> tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah
komponen fungsional (dengan suatu fungsi/tugas khusus)
yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan
untuk memenuhi suatu proses/pekerjaan tertentu
Basis Data -> objek pasif/mati
Basis Data -> dikelola secara langsung oleh perangkat lunak (software)
yg disebut DBMS(Database Management System)
Basis Data + pengelola (DBMS) -> menghasilkan sebuah SISTEM

Sistem Basis Data -> sistem yang terdiri atas kumpulan file
 (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data
di sebuah sistem komputer) dan sekumpulan program
(DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai dan/atau
program lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file
(tabel-tabel) tersebut

Sistem Basis Data -> basis data dengan perangkat pengelolanya

yaitu DBMS.

Komponen Sistem Basis Data


1. Perangkat Keras (Hardware)
• Komputer (jika satu untuk yang bersifat stand alone atau lebih dari satu untuk
sistem jaringan)
• Memori sekunder yang on-line (harddisk)
• Memori sekunder yang off-line (removable disk : diskette, flashdisk, harddisk
external, CD) untuk keperluan backup data
• Media/perangkat komunikasi (untuk sistem jaringan)
2. Sistem Operasi
• MS-Dos, MS-Windows -> untuk komputer stand alone atau untuk komputer
client dalam sistem jaringan
• Novel-Netware,Unix, Xenix, Linux, Sun-Solaris, MS-Windows NT -> untuk
komputer server dalam sistem jaringan

3. Basis Data
4. Sistem Pengelola Basis Data (DBMS)
• Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara
langsung, tapi ditangani oleh software khusus yg disebut DBMS
• dBase, FoxBase, MS-Access, Borland-Paradox -> DBMS kelas sederhana
• Borland-Interbase, MS-SQL Server, MySQL, SyBase, CA-Open Ingres,
Informix, postgreSQL dan Oracle -> DBMS untuk kelas kompleks/berat
5. Pemakai (user)
Jenis pemakai (berdasarkan cara mereka berinteraksi) :
• Tujuan DBMS -> menyediakan fasilitas/antar muka dalam melihat/menikmati
data (yang lebih ramah/user oriented) kepada pemakai / user
- Programmer Aplikasi
- User Mahir (Casual User)
- User Umum (End User / Naive User)
- User Khusus (Specialized User)
6. Aplikasi (Perangkat Lunak) Lain
Aplikasi lain bersifat optional -> ada/tidaknya tergantung kebutuhan


Abstraksi Data


Abstraksi data -> merupakan tingkatan/level bagaimana dalam melihat
data di sebuah sistem basis data
1. Level fisik (Physical Level)
- Level terendah, menunjukkan bagaimana sesungguhnya data disimpan
- Pemakai melihat data sebagai gabungan dari struktur dan datanya.
- Pemakai mengetahui bagaimana representasi fisik darix
simpanan/pengorganisasian data sebagai teks,angka bahkan bit data.
2. Level lojik/konseptual (Conceptual Level)
- Level yang menggambarkan data apa yang sebenarnya (secara
fungsional) disimpan dalam basis data.
- Pemakai mengetahui bahwa data pegawai disimpan dalam beberapa tabel
seperti file/tabel identitas, file/tabel pendidikan, file/tabel keluarga dsb.
3. Level penampakan (View Level)
- Level tertinggi yang menunjukkan sebagian data dari basis data.
- Kemunculan data/tampilan data dimata pemakai diatur oleh aplikasi end
user sehingga data pada level penampakan sudah berbentuk data siap saji.



Bahasa Basis Data


Bahasa Basis Data -> bahasa khusus yang mengatur interaksi/
komunikasi antara pemakai dengan basis data didalam
mengelola/mengorganisasikan data.
Contoh : SQL (Structure Query Language), QUEL
1. Bahasa Definisi Data (Data Definition Language/DDL)
Bahasa Basis Data,dipilah dlm 2 bentuk :
Struktur/skema basis data yang menggambarkan/mewakili desain basis
data secara keseluruhan dispesifikasikan dgn bahasa DDL
Dengan DDL, pemakai dapat :
- membuat tabel baru, indeks,
- mengubah tabel,
- menentukan struktur penyimpanan tabel,
Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan
dalam file khusus yang disebut kamus data (data dictionary).
Kamus data merupakan suatu metadata (superdata) yaitu data yang
mendeskripsikan data sesungguhnya.
Kamus data ini akan selalu diakses dalam suatu operasi basis data
sebelum suatu file/tabel data yang sesungguhnya diakses
2. Bahasa Manipulasi Data (Data Manipulation Language/DML)
Bahasa basis data yang berguna untuk melakukan manipulasi dan
pengambilan data pada suatu basis data
Manipulasi data dapat berupa :
- Penyisipan/penambahan data baru ke suatu basis data
- Penghapusan data dari suatu basis data
- Pengubahan data di suatu basis data


Hirarki/Jenjang Data

• Characters -> bagian data yang terkecil, dapat berupa
database karakter numerik (angka 0 - 9), huruf ( A - Z, a - z) ataupun
karakter-karakter khusus, seperti *, &. %, # dan lain-lain.
• Field -> merepresentasikan suatu atribut dari record yang
 menunjukkan suatu item dari data, seperti misalnya nama,
 alamat, dsb.
 Setiap field harus mempunyai :
- field name : harus diberi nama yg unik
- field representation : tipe field (karakter, teks, tanggal,
 angka, dsb), lebar field (ruang maksimum yang dapat
 diisi dengan data)
- field value: isi dari field
• Record / Baris Data -> Kumpulan dari field membentuk
suatu record. Sebuah record menggambarkan suatu unit
data individu yang tertentu.
• File/Tabel -> File terdiri dari record-record yang
menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar